Kondisi Daerah Aliran Sungai di P.Sumatra semakin buruk !

Kejadian longsor di Bohorok pada tahun 2003 (Tempo), seperti terbayang ketika terjadi lagi banjir bandang di Pasaman beberapa waktu yang lalu (Kompas). Beriringan dengan kejadian itu terjadi banjir di Tapsel, Aceh dll.  Hujan ekstrim selalu menjadi kambing hitam kejadian tersebut, tapi kalau kita introspeksi,…. sejujurnya harus kita akui memang kondisi Daerah Alira Sungai (DAS) di P. Sumatra bertambah buruk.

Total DAS di Sumatra ada 964 buah (Data Badan Planologi), dari jumlah tersebut sebagian besar mempunyai tutupan hutan kurang dari 30%.  Bahkan cukup banyak yang di bawah 10%, termasuk DAS di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Lampung dan Bangka-Belitung. Perbandingan kondisi tutupan hutan pada periode tahun 2000 dan 2009, menujukkan DAS P. Sumatra menjadi semakin buruk.

Bila pembangunan dilakukan dengan mengabaikan lingkungan, maka bangsa ini hanya akan memanen bencana berkelanjutan. Pada kondisi perubahan lingkungan global yang penuh dengan ketidakpastian (uncertainty) yang tinggi, seyogyanya dipikirkan bagaimana memperbaiki lingkungan, sehingga dampak cuaca ektrim dapat diminimalkan.

 

 

Leave a Reply